Mulai ketika mention baru tersedia atau pipeline perlu dijalankan ulang untuk periode tertentu.
Risk Scoring
Menghitung risiko berdasarkan severity, jangkauan, dan momentum.
Alur kerja dari input sampai handoff
Baca dari kiri ke kanan. Kotak ungu adalah keputusan manusia; proses tidak dianggap selesai sebelum hasil diteruskan atau ditutup dengan alasan.
AI membersihkan konteks, menilai relevansi, membentuk sinyal analitis, menghitung confidence, dan menyimpan reasoning atau faktor.
Analis memeriksa confidence, membuka sumber asli, membandingkan volume, dan mengoreksi sinyal yang tidak masuk akal.
Risk HIGH/CRITICAL?
Risk, crisis, trend, dan opportunity signal diteruskan ke Decision Center.
Apa yang harus tersedia?
- Subject type/id
- Severity
- Reach/engagement
- Momentum
- Factors dan business context
Apa hasil yang harus terlihat?
- Risk score
- LOW–CRITICAL
- Factors
- Recommendation
Jika kondisi berbeda, tindakan juga berbeda
Operator wajib membaca bukti sumber sebelum memilih cabang keputusan.
Buka forecast, crisis radar, dan escalation matrix.
MONITOR dan score ulang bila sinyal berubah.
Jangan jadikan skor satu-satunya dasar keputusan.
Gunakan untuk prioritas antrean.
Bagaimana membaca posisi pekerjaan?
Status harus bergerak karena tindakan nyata. Jangan mengubah status hanya agar antrean terlihat kosong.
Bahasa yang harus dipahami
Nilai prioritas risiko dari gabungan beberapa indikator.
intel_risk_scoresintel_issue_detectionintel_trendsApa yang perlu dipantau?
- Risk distribution
- High/critical count
- Unscored subject
- Factor completeness
Sebelum menutup pekerjaan
- Pastikan periode, client, dan filter sudah benar.
- Validasi sampel data sebelum mengambil keputusan.
- Catat atau eskalasikan anomali yang ditemukan.
Mengapa modul ini penting?
Sumber daya diarahkan ke risiko paling material.
Meningkatkan keterlacakan proses dan kualitas keputusan operator.
AI membantu mengelompokkan, menilai, dan menyarankan. Keputusan penting, approval, publikasi, penerapan pembelajaran, dan eskalasi tetap diverifikasi oleh pengguna yang berwenang.